Skip to main content
Ilustrasi Ruang Kantor

Standar Syariah Pada Aspek Penyusunan Struktur Organisasi

Pada artikel kali ini insya Allah kita akan membahas tentang Standar Syariah Pada Aspek Penyusunan Struktur Organisasi. Semoga bermanfaat.

DAFTAR ISI

Struktur organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara formal.

Tujuan penyusunan struktur organisasi perusahaan adalah untuk membagi habis tugas pokok pencapaian tujuan perusahaan menjadi tugas pokok beberapa bagian divisi secara seimbang, serta memberikan kejelasan bagi setiap karyawannya.

Penyusunan struktur organisasi perusahaan harus dapat menjamin kejelasan pembagian kerja antar divisi dan pembagian tugas antar individu. Setiap divisi harus jelas apa tujuan dan sasarannya, dan apa yang harus dilakukan untuk pencapaiannya.

Penyusunan yang kurang cermat dapat menimbulkan masalah tumpang tindih (overlapping) yaitu tugas atau pencapaian sasaran tertentu dilaksanakan oleh beberapa orang di beberapa divisi.

Masalah seperti itu bukan saja mencerminkan pemborosan daya dan waktu, akan tetapi sering menimbulkan gesekan dan konflik antar divisi, yang lebih lanjut menghambat kelancaran pencapaian tujuan perusahaan.

Kejelasan pembagian tugas tersebut juga mencerminkan kejelasan kewenangan dan tanggung jawab setiap divisi dan indvidu.

Iklan Afiliasi

Penyusunan struktur organisasi perusahaan harus dapat menjamin keseimbangan beban kerja antar divisi dan individu. Setiap divisi harus jelas apa sasaran yang akan dicapai dan apa yang harus dilakukan.

Penyusunan struktur organisasi perusahaan harus dapat memberikan kejelasan mekanisme kerja dan arus informasi. Demikian juga struktur organisasi perusahaan berjenjang dapat menimbulkan masalah birokrasi, yaitu kelambatan dalam proses penyampaian informasi.

Hal ini mengakibatkan timbulnya keterlambatan dalam pelaksanaan operasional pengambilan keputusan.

Penyusunan struktur organisasi perusahaan dalam syariah Islam sangat bergantung kepada jenis badan usaha yang didirikan, apakah berbentuk badan usaha perseroan (syarikah) atau badan usaha perorangan.

Terjadinya perbedaan jenis badan usaha sebagaimana telah kami jelaskan di artikel-artikel sebelumnya, sangat bergantung pada akad pendirian perusahaan.

Standar syariah dalam penyusunan struktur organisasi perusahaan sesuai dengan bentuk badan usahanya, yaitu:

Badan Usaha Perorangan

Dalam badan usaha perorangan semua tanggung jawab perusahaan berada pada pemilik usaha, baik tanggung jawab financial maupun tanggung jawab pengelolaan.

Untuk itu, struktur organisasi perusahaan dalam bentuk badan usaha perorangan dapat dibuat sesuai dengan keinginan pemilik usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan usahanya.

Bentuk struktur pokok dari perusahaan berbadan usaha perorangan dapat digambarkan sebagai berikut:

Gambar 1: Struktur Organisasi Badan Usaha Perseorangan

Badan Usaha Syirkah Mudharabah (SM).

Sesuai akad syirkahnya, badan usaha mudharabah merupakan bentuk usaha kerjasama usaha yang mengedepankan sikap saling percaya (amanah) dan wakalah.

Dalam badan usaha ini, terdapat keterlibatan dua pihak yang memiliki wewenang dan tanggung jawab yang berbeda. Dalam mudharabah, terdapat mudharib (pengelola) dan shahibul maal (pemilik modal).

Seorang shahibul maal memiliki tanggung jawab dalam hal permodalan dan wewenang pengaturan usaha disaat awal pendirian saja. Sedangkan seorang mudharib memiliki tanggung jawab penuh dalam kepengelolaan usaha.

Silahkan lihat kembali penjelasan kami pada buku 1 yang membahas tentang syirkah mudharabah.

Iklan Afiliasi

Sehingga struktur utama yang menggambarkan badan usaha mudharabah ini dapat disusun sebagai berikut:

Struktur Organisasi Badan Usaha Mudharabah

Gambar 2. Struktur Organisasi Badan Usaha Mudharabah

Badan Usaha Syirkah Inan (SI)

Syirkah inan adalah syirkah yang mengakibatkan seluruh pesero terlibat di dalam tanggung jawab finansial dan kepengelolaan usaha.

Setiap pengelola (mudharib) adalah juga pemilik modal (shahibul maal). Untuk itu maka pembuatan struktur organisasi perusahaannya pun tentu tidak serupa dengan struktur badan usaha mudharabah. Strukturnya sebagai berikut:

Struktur Organisasi Badan Usaha Inan

Gambar 3. Struktur Organisasi Badan Usaha Inan

Badan Usaha Abdan (SA)

Syirkah abdan adalah bentuk kerjasama usaha dimana para pesero menyandarkan kerjasamanya berdasarkan badan (kemampuan mengelola usaha) tanpa melibatkan aspek uang sebagai modal dari pribadi mereka.

Syirkah abdan sangat cocok bagi professional yang memiliki keahlian untuk membuka usaha di bidang jasa. Seperti jasa konsultansi manajemen, konstruksi dan lain-lain. Bentuk struktur pokok organisasi berbadan usaha abdan adalah sebagai berikut:

Struktur Organisasi Badan Usaha Abdan

Gambar 4. Struktur Organisasi Badan Usaha Abdan

Badan Usaha Wujuh (SW)

Syirkah wujuh adalah bentuk kerjasama bisnis yang didasarkan pada ketokohan dan kedudukan para pihak yang yang akan mengelola usaha ditengah masyarakat.

Model syirkah wujuh yang pertama adalah para pihak diberikan modal oleh pemodal karena ketokohan dan kedudukan, secara fundamental model ini sama dengan syirkah mudharabah, sehingga mengikuti hukum-hukum yang berlaku dalam syirkah mudharabah.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat kembali buku 1 kami. Struktur organisasi badan usaha wujuh model ini sama dengan struktur organisasi badan usaha mudharabah.

Model kedua syirkah wujuh adalah para pihak yang akan mengelola usaha adalah para tokoh yang diberikan kepercayaan berupa barang yang akan diperjual belikan.

Sehingga para tokoh pengelolanya memperoleh modal (dalam bentuk barang jualan) untuk diperjual-belikan dari pedagang.

Iklan Afiliasi

Model kedua dari syirkah wujuh ini juga serupa dengan syirkah mudharabah, sehingga hukum-hukum pelaksanaannya mengikuti hukum-hukum syirkah mudharabah. Struktur organisasi badan usaha inipun sebagaimana struktur badan usaha mudharabah.

Badan Usaha Mufawadhah (SMf)

Syirkah Mufawadhah adalah syirkah yang menggabungkan dua atau lebih dari syirkah-syirkah yang telah dijelaskan di atas. (lihat penjelasan kami pada buku 1 tentang syirkah ini).

Struktur organisasi badan usaha mufawadhah ini sangat bergantung kepada jenis-jenis gabungan syirkah yang membentuknya.

Sebagai contoh kami berikan bentuk struktur organisasi yang menggabungkan 3 bentuk syirkah yang telah disebutkan yaitu syirkah mudharabah, inan dan wujuh.

Penggabungan syirkah ini dapat terwujud disebabkan oleh adanya para pihak yang melakukan kerjasama sebagai berikut:

  1. A, B dan C adalah para tokoh yang diberikan kepercayaan oleh pedagang untuk memperjual-belikan barang dagangannya (bentuk syirkah wujuh).
  2. Para tokoh ini juga bersyirkah diantara mereka untuk terlibat secara modal dan kerja (bentuk syirkah inan).
  3. Kemudian ada pihak lain yaitu D, yang juga ingin ikut bekerjasama dalam usaha tersebut dengan hanya berkontribusi modal (bentuk syirkah mudharabah).
  4. Dengan kejadian seperti ini maka syirkah mereka tidak dapat lagi disebut sebagai syirkah wujuh, inan atau mudharabah. Melainkan harus diikat dengan bentuk syirkah yang khusus yaitu syirkah mufawadhah.

Struktur orgnisasinya adalah sebagai berikut:

Struktur Organisasi Badan Usaha Mufawadhah

Gambar 5. Struktur Organisasi Badan Usaha Mufawadhah

Demikianlah berbagai bentuk struktur pokok organisasi yang sangat tergantung pada jenis badan usaha perseroannya atau bergantung dengan akad syirkah kerjasama pendirian usahanya.

Didalam struktur tergambar jabatan, tugas dan wewenang dari setiap orang di dalam organisasi.

Terkait dengan pegawai yang dipekerjakan oleh pemilik usaha, maka standar tugas dan wewenang yang diberikan wajib memperhatikan hukum-hukum syariah tentang ijaaratul ajiir (mempekerjakan pegawai) atau akad kerja dalam syariah.

 

Wallahu a'lam bish showaab.

 

Bahan Rujukan

 

Sumber: eBook Standar Syariah Pada Aspek Organisasi Bag 2 karya Ustadz Fauzan Al Banjari.

 

RuangMuamalah.id didukung oleh pembaca. Kami dapat memperoleh komisi afiliasi ketika Anda membeli melalui tautan di situs web kami. Komisi afiliasi ini kami gunakan untuk pengelolaan website. Terima kasih.

Ikuti kami juga di Google News Publisher untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru dari gawai Anda.

#KonversiBisnisSyariah, #ArtikelUstadzFauzanAl-Banjari, Standarisasi Syariah, Organisasi & Manajemen